Sore di Pantai Nabire

Tiba-tiba saja, perempuan di samping kanan saya tersenyum. Saya mengira, senyuman itu adalah segaris bibir mengembang dari titik takdir pertemuan pertama kami. Ternyata hanya saya yang mengada-ada. Malam itu begitu dingin setelah hujan membuat panik manusia-manusia yang tak begitu suka dikagetkan peristiwa alam. Mereka berteduh. Padahal, setiap hujan absen menyentuh tanah, mereka mengaku rindu. Saya … Lanjutkan membaca Sore di Pantai Nabire

Iklan

#1 Pria Itu

Seorang pria duduk mengenang kekasihnya di tepi danau. Melihat ikan-ikan menari di atas panggung yang basah, ia pun ingin melompat, tapi tidak jadi. Sinar matahari menembus kulit air, dan kecupan seorang kekasih di hari ulang tahunnya menembus kulit pria itu sekali lagi. Dari kulit ia menjadi bayang, menuju daging melalui darah, lalu menjadi rahasia. Ia … Lanjutkan membaca #1 Pria Itu